Puisi-puisi Wahyu W. Basyir
Puisi / Seni

Puisi-puisi Wahyu W. Basyir

Bakung di jendela terbangun di ranjang yang sedingin pagi sebelumny sunyi datang lebih awal dengan malas ia bangkit dari pembaringan menyibak tirai, matanya jatuh pada kelopak bakung di seberang jendela; kekosongan ini begitu nyata di tangannya sikat gigi dan handuk tanpa niat merapikan cambang dan misai biarlah begini, ia bergumam menghadap dinding sama lengangkah, di … Baca lebih lanjut