Puisi / Staff

Si Kurus Adalah Jawaban Doa Bangsa

Ia tidak rupawan Mungkin ‘buruk rupa’ bagi sebagian orang Bapaknya orang kecil. Ia menggambarkan karakter kerendahan hatian. Hadir di tengah-tengah rakyat dan menjadi sama dengan mereka. Di dalam sanubarinya yang dalam ada cinta. Ya, Cinta Republik yang membakar jiwa Cinta yang terus bertanya mengapa bangsa sebesar ini begitu lambat membangun Cinta yang terus bertanya mengapa … Baca lebih lanjut

Puisi

Bawa Beta Pulang

Redup, samar, dan gulitalah sudah… Segera!!! Sebelum waktu pagi Hingga di dahan embun Lafas, lafaskan sudah… Hingga nafasmu segara Dan tak perlu kau garami Supaya ia jangan lautan Tarik, tarik… tariklah sepanjang panjangnya kuatmu sebab larik kita bukan tatanan huruf di atas carik meterai rindu, rindu… rindukan beta meski pusara nanti ini cinta beta tinggal … Baca lebih lanjut

Lembu Nai
Puisi

Lembu Nai

Matamu sayu, pasrah pada luka yang tak berarti Sementara ia telah pasrah pada takdir Seluruh tulangnya rapuh, hancur lembur Seperi angin, pecah tapi tak berbekas Bibirmu bergetar, mengucap mantra pada takdir yang berpaling Sementara ia dirindukan ketenangan Darahnya lelah mengalir, mengairi tubuh yang kering Seperti kemarau, tak lagi beri ampun pada hujan. Hatimu merindu, pada … Baca lebih lanjut

Puisi

Surga Gaduh Melihat Indonesia

Oleh: Tanlas Dari Surga, semua bangsa di sayang Tuhan Tuhan Cinta segala bangsa di bumi Bumi Terlihat begitu Indah Surga menanti-nanti doa-doa tulus Yang berasal dari bangsa-bangsa Suatu saat, ada kegaduhan kecil di antara para malaikat Dalam rapat koordinasi para malaikat Satu hal yang mengganjal Dan mengundang tanya Ternyata yang ditanyakan adalah database doa-doa yang … Baca lebih lanjut

Puisi-puisi Timor
Puisi

Puisi-puisi Timor

Timor Timor Kau bukan eksotis Kau terindah Terindah dalam keringmu Terindah dalam kepolosanmu Timor Kau bukan Yunani, bukan Romawi Kau bukan Jawa, bukan India Tidak banyak yang tertulis Tidak banyak yang diingat Kecuali bahwa Kau, tidak pernah menyerah pada kolonial Perlawanan pasifmu, menganggap yang berkuasa tiada Gemasnya kolonial padamu Jengkelnya padamu, Sekolah-sekolahpun tidak disediakannya Pendidikan … Baca lebih lanjut